Homesick

Kadang saya teringat dengan teman-teman SMA saya. Bukan hanya sekadar ingat, mungkin saya juga kangen. Saya punya teman yang hebat, dengan setiap pribadi yang luarbiasa. Mereka semua satu-satu mengajarkan saya tanpa mereka sadari. Padahal saya sulit sekali punya teman yang benar-benar dekat. Tapi beberapa orang sepertinya pengecualian. Sahabat ya namanya? 😀 

Tapi lebih dari itu, saya rindu rumah. Ibu bukanlah orang terdekat saya. Ia bukan tempat saya membagi cerita. Tapi orang yang paling ingin saya temui sekarang Ibu, di rumah dengan semua personilnya yang lengkap. Biar begitu, kalau saya pulang pasti saya masih canggung seperti biasa. Hehe

Mellow karena masih terbangun di tengah malam sepertinya.  

Advertisements
Tagged

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: