Syalala

Kamu tahu.. jika ada orang yang kupikirkan ketika hujan turun
Apakah dia baik-baik saja
Orang yang kupikirkan saat jalanan macet, karena aku khawatir kamu jadi bete
Orang yang pertama kali aku sadar ada ditengah kerumunan orang..
Juga yang pertama kali kusadari jika belum hadir,
Kamu.
Mungkin dia telat bangun,
Mungkin kah dia begadang semalaman?
Apakah dia sakit? Mengapa hari ini kamu mengenakan jaket?
Ya itu kamu, yang suka tiba-tiba terbersit di pikiranku.

P.S: Kalau aku yang membahasakan memang jadi aneh ya, but that’s what happened..

.
.
.
.
.

Sampai nanti ketika
Hujan tak lagi meneteskan duka
Meretas luka
Sampai hujan memulihkan luka

Aku selalu suka
Sehabis hujan di bulan Desember,
Di bulan Desember

Karena aku selalu suka
Sehabis hujan di bulan Desember,
Di bulan Desember

Seperti pelangi,
Setia menunggu hujan reda

Efek Rumah Kaca – Desember

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: